Kalahkan Popularitas Mao, Kobe Serasa di Rumah Sendiri

Kalahkan Popularitas Mao, Kobe Serasa di Rumah Sendiri

- Sport
Selasa, 19 Agu 2008 15:17 WIB
Kalahkan Popularitas Mao, Kobe Serasa di Rumah Sendiri
Beijing - Jika beberapa atlet mengaku homesick selama mengikuti Olimpiade 2008, Kobe Bryant tidak demikian. Malahan ia merasa berada di rumah sendiri saat berada di Beijing ini.

Meriahnya sambutan fansnya menjadi alasan utama bintang Los Angeles Lakers itu menilai Beijing bak rumah kedua.

"Saya sangat senang melihatnya. Begitu meriahnya sambutan untuk saya, rasanya begitu hebat. Rasanya jadi di rumah sendiri," ujarnya seperti dilansir Chicago Sun-Times.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sambutan luar biasa itu bukannya tanpa alasan. Publik Cina memang menunjukkan kekaguman tersendiri terhadap Kobe. Bahkan ada anekdot yang menilai Kobe memiliki pengaruh lebih besar dibanding 'bapaknya' rakyat Cina, Mao Zedong.

Bagaimana dengan Yao Ming? "Lebih populer Kobe," demikian salah satu media Cina mendeskripsikan kebintangan Kobe di pesta olahraga empat tahunan itu.

"Saya tahu dia cukup ternama di Amerika (Serikat) sana, tapi di sini ia jauh lebih besar kharismanya," timpal Chris Paul, rekan Kobe di tim basket AS.

Kondisi yang sedikit ironis sebenarnya. Soalnya, ketika Kobe begitu dipuja di negara lain, namun di negara sendiri ia kerap menjadi public enemy.

Kerapnya ia membuat berita kontroversial seperti dakwaan perkosaan yang dijatuhkan padanya di Colorado, atau peran pentingnya atas perpisahan Lakers dengan Shaquille O'Neal, bahkan keputusannya untuk tidak tampil di final NBA melawan Boston menjadi alasan banyak orang tak lagi hormat padanya. Hanya saja, penampilan Kobe di lapangan memang masih mengundang decak kagum dan patut diacungi jempol.

(ian/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads