Dalam pertandingan perempatfinal di Beijing, Rabu (20/8/2008), AS yang mengandalkan bintang-bintang NBA-nya tak mampu ditandingi Australia. AS akhirnya memetik kemenangan 116-85.
Bryant menjadi lokomotif kemenangan tim asuhan coach Mike Krzyzewski ini dengan mencetak 25 poin. LeBron James dan Carmelo Anthony menegaskan dominasi dengan menyumbang 16 dan 15 angka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimanapun, AS sukses memperbaiki penampilan di kuarter berikutnya. Dengan akurasi tembakan yang membaik, pasukan 'Paman Sam' menutup kuarter ketiga dengan 89-61 dan mengakhiri laga dengan menang 116-85.
"Kami sudah pernah menjalani pertandingan-pertandingan di turnamen ini di mana beberapa tim hanya unggul satu poin atau berimbang di akhir kuarter pertama dan seterusnya. Kami mengerti itu. Yang kami lakukan adalah tetap tenang," aku Bryant seperti dikutip YahooSports.
"Kami mengerti bahwa kekuatan kami ada pada kedalaman (skuad). Jadi kami hanya terus mencoba menekan selama 40 menit dan membuat Anda kelelahan," lanjut pemain LA Lakers itu membuka kunci kemenangan AS.
Di empat besar, AS ditunggu Argentina. Juara bertahan Olimpiade ini menumbangkan Yunani dengan 80-78. Manu Ginobili dan Carlos Delfino menjadi motor tim 'Tango' dengan mencetak 24 dan 23 poin.
Laga AS kontra Argentina akan menjadi ulangan semifinal Olimpiade Athena empat tahun silam. Kala itu, Argentina sukses menundukkan lawannya yang lebih diunggulkan dengan 89-81.
Di semifinal lain, Spanyol akan bersua Lithuania. Spanyol dengan Pau Gasol-nya mengatasi Kroasia 72-59 dan Lithuania menghentikan tuan rumah China 94-68.
(arp/key)











































