Afrika bisa kembali membuat kejutan

Afrika bisa kembali membuat kejutan

- Sport
Kamis, 10 Jun 2010 01:31 WIB
Indonesia - BBC - Β Β Β Β 

Piala Dunia 1970 Meksiko menjadi debut negara-negara Afrika dalam pesta sepakbola empat tahunan ini. Saat itu, Maroko menjadi wakil pertama Benua Hitam untuk memperebutkan supremasi sepakbola dunia itu.

Dalam penampilan pertamanya itu, Maroko tergabung dalam grup 4 bersama Jerman Barat, Bulgaria dan Peru. Sebagai negara debutan, Maroko saat itu belum bisa berbuat banyak. Maroko langsung tersingkir di babak penyisihan grup dan hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Bulgaria.

Empat tahun kemudian di Jerman Barat, Afrika diwakili Zaire atau kini dikenal dengan nama Republik Demokrasi Kongo. Sayangnya, prestasi Zaire yang tergabung dengan Yugoslavia, Brazil dan Skotlandia lebih buruk dibanding Maroko.

Tak hanya tersingkir di babak penyisihan grup, Zaire juga tak mencetak satu gol pun dan kebobolan 14 gol, termasuk saat dicukur sembilan gol tanpa balas oleh Yugoslavia.

Setelah itu, negara-negara Afrika silih berganti datang ke Piala Dunia namun baru sekadar berstatus penggembira. Hingga Piala Dunia 1990 ketika mata dunia dibuka tentang potensi sepakbola Afrika.

Kala itu, Kamerun mengguncang dunia setelah di partai pembuka Pasukan Singa Afrika itu menghantam juara bertahan Argentina, yang masih diperkuat Maradona dengan skor tipis 1-0. Kamerun selanjutnya terus melaju hingga babak perempat final sebelum dihentikan Inggris dengan skor 3-2.

Sejak Piala Dunia 1990 itulah, dunia tak lagi memandang sebelah mata tim-tim Afrika yang berlaga di Piala Dunia. Nah, bagaimana peluang wakil-wakil benua hitam di Afrika Selatan 2010?

Prediksi pemain

Afrika memang penuh kejutan. Selain kejutan Kamerun tahun 1990, tentunya kita masih ingat kejutan Senegal saat membungkam juara bertahan Prancis di partai pembuka Piala Dunia 2000 di Korea Selatan dan Jepang.

Nah, tahun ini talenta-talenta sepakbola dari Afrika diramalkan bakal kembali membuat kejutan. Setidaknya itulah prediksi beberapa pesepakbola Afrika yang merumput di kancah sepakbola Indonesia.

Salah satu yang memberikan prediksinya adalah Jean Paul Ndo, pesepakbola asal Kamerun. Jean Paul yang pernah memperkuat sejumlah klub Indonesia antara lain Persipare Pare-Pare ini meramal peluang Afrika untuk berprestasi besar agak berat.

"Peluang Afrika untuk berprestasi agak sulit. Karena semua negara Afrika tergabung dalam grup yang berat," kata Jean Paul.

Di Piala Dunia 2010, Afrika diwakili enam negara yaitu Aljazair, Nigeria, Kamerun, Pantai Gading, Ghana dan tuan rumah Afrika Selatan.

Namun, mereka semua harus menghadapi lawan-lawan yang tidak bisa dikatakan ringan. Afrika Selatan harus melewati hadangan Prancis. Nigeria berada satu grup dengan Argentina, demikian pula Ghana, Aljazair dan Kamerun.

Khusus soal Kamerun, bagaimana prediksi Jean Paul Ndo soal peluang negara kelahirannya itu.

"Peluang Kamerun juga agak berat. Tapi setidaknya saya harap mereka bisa memberikan penampilan terbaik di Afrika Selatan," katanya.

Pemain Afrika lain, Camarra asal Guinea menjagokan Nigeria bisa memberikan prestasi terbaik untuk Benua Hitam.

"Saya kira Nigeria bisa memberikan prestasi terbaik untuk Afrika, karena mereka punya banyak pemain bagus," kata pemain yang pernah memperkuat PSP Padang ini.

Janjikan kejutan

Β Β Β Β 

Dengan undian yang membuat semua negara Afrika harus menghadapi negara-negara kuat, membuat harapan mengulang prestasi Kamerun di Piala Dunia 1990 sedikit memudar.

Namun, setidaknya penggemar sepakbola masih bisa berharap pada kejutan dan permainan atraktif ala Afrika yang akan disuguhkan keenam wakil Afrika itu.

Nah, untuk menyajikan kejutan dan permainan atraktif sebenarnya Afrika tidak kekurangan amunisi. Sebab, sebagian besar pemain yang berlaga di Piala Dunia, sukses bersama klub-klub besar Eropa.

Kamerun misalnya memiliki pemain dengan kualitas dunia dalam diri Samuel Etoo yang sukses mereih tiga gelar bersama Inter Milan.

Selain Etoo, Kamerun masih memiliki nama-nama seperti Benoit Assou-Ekotto (Tottenham Hotspurs), Alexander Song (Arsenal) atau kiper Espanyol Idriss Kameni.

Demikian pula dengan Pantai Gading yang memiliki duo Chelsea Didier Drogba dan Solomon Kalou serta gelandang Barcelona Yaya Toure.

Sayangnya, selain tergabung dalam grup berat sejumlah masalah juga menghadang tim-tim Afrika ini.

Drogba yang tampil memukau bersama Chelsea, kerap tampil angin-anginan saat membela tim nasionalnya. Ditambah, cedera yang baru diperolehnya beberapa hari menjelang Piala Dunia kemungkinan besar akan menghambat penampilannya.

Masalah cedera juga dihadapi Ghana. Juara kedua Piala Afrika 2010 ini harus kehilangan pemain kunci mereka Michael Essien karena cedera.

Essien adalah pemain yang sangat penting bagi The Black Star, julukan Ghana. Terbukti tanpa gelandang Chelsea ini, Ghana dibekap 1-4 oleh Belanda dalam pertandingan pemanasan belum lama ini.

Nah, apakah Afrika akan kembali mengejutkan dunia? Kita tunggu saja....


Β Β Β Β  (bbc/bbc)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads