Insiden melintirnya driver Ferrari itu di GP Belgia 2008, Minggu (7/9/2008), menjadi sebuah hasil bertolak belakang dengan yang dialaminya pada musim 2004, 2005, dan 2007. Ketika itu selama tiga musim berurutan--musim 2006 F1 tak mampir ke Spa--"Si Manusia Es" tampil sebagai juara di Spa.
Hasil tersebut membuatnya nyaris menyamai rekor Jim Clark dan Ayrton Senna. Ya, jika Kimi keluar sebagai juara di GP Belgia 2008, maka ia akan menjuarai Spa empat musim berturut-turut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harapan untuk menyamai kedua rekor tersebut akhirnya musnah satu setengah lap menjelang akhir balapan. Ketika tengah berusaha menstabilkan mobilnya yang melintir, pembalap asal Finlandia itu malah membentur pagar pembatas sehingga tamatlah sudah aksinya pada GP Belgia 2008.
Hamilton yang sebelum insiden tersebut sempat terlibat aksi salip-menyalip dengan Kimi akhirnya keluar sebagai juara tanpa ada lawan yang menghadangnya.
Hasil tersebut juga membuat Kimi gagal finis untuk kedua kalinya secara berurutan. Sebelumnya, ia juga mengakhiri lomba dengan status retired di GP Eropa, Sirkuit Valencia, 24 Agustus lalu.
Kini Kimi harus puas berada di posisi empat klasemen pembalap dengan poin 43, tertinggal jaih dari Hamilton yang berada di peringkat satu dengan nilai 80. Dengan tinggal lima seri tersisa, banyak yang menilai jalannya untuk mempertahankan gelar juara hampir tamat.
Foto: Mobil Kimi yang dibawa truk setelah menabrak pagar (Reuters/Yves Herman)
(roz/a2s)











































