Sebelumnya sempat dimunculkan gagasan menampilka sesi latihan pertama di saat matahari masih menerangi kota, karena para pembalap masih buta sama sekali dengan sirkuit tersebut. Dengan satu sesi di siang atau sore, mereka bisa "berkenalan" lebih awal.
Namun pihak penyelenggara memutuskan semua balapan diadakan di malam hari. Sesi pembuka (free practice I) di hari Jumat (26/9/2008), dimulai pukul 19.00 waktu setempat. Sesi berikutnya digelar dua setengah jam kemudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menyaksikan balapan jet darat paling bergengsi di dunia itu, menjelang sore hari sejak pukul 15.00, penonton bisa menikmati tiga balapan lain, yaitu Aston Martin Asia Cup, Formula BMW Pasific, dan Porsche Carrera Cup Asia. Khusus Formula BMW, ada pembalap Indonesia yang akan berlaga, yakni Ryan dan Rio Haryanto.
Sejumlah acara seremoni juga akan dipertontonkan untuk menyemarakkan hajatan spesial tersebut. Yang patut ditunggu adalah parade para pembalap F1 dengan 25 mobil klasik dari Malaysia dan Singapura. "Pemimpin" parade itu adalah sebuah mobil keluaran Rolls Royce yang tiba di Singapura pada 25 Juni 1926.
Panitia menyediakan 100 ribu lembar tiket per hari, tapi untuk sektor grandstand tersisa kurang dari 1.000 tiket lagi. Adapun semua tiket "berjalan kaki" sudah ludes.
Sebelum kehabisan, Anda yang berminat menonton langsung GP Singapura bisa memesan tiketnya di situs kesayangannya Anda ini. (Klik di sini)
Foto: Olah komputer salah satu sudut sirkuit Singapura yang akan dipakai balapan malam. (AFP/Singaporegp.sg)
(a2s/roz)











































