Di GP Singapura, para pembalap "Jet Darat" akan beradu cepat di sebuah sirkuit jalan raya yang biasanya punya tingkat bahaya lebih tinggi ketimbang sirkuit pada umumnya, mengingat sempitnya lintasan.
Ditambah dengan fakta bahwa balapan pada akhir pekan ini akan berlangsung pada malam hari di sebuah lintasan yang baru dipergunakan, tingkat kewaspadaan jelas ikut meninggi. Tingkat keselamatan jadi faktor yang benar-benar ditekankan pembalap dan timnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Balapannya akan jadi tantangan mengasyikkan dan saya suka tantangan. Saya belum pernah membalap di malam hari tapi saya pikir itu takkan jadi masalah. Hal ini tak jadi masalah dalam olahraga lain dan sudah ada persiapan matang untuk balapan jadi saya pikir akan jadi menyenangkan," nilai pembalap McLaren tersebut.
Hamilton juga mengaku menyenangi sirkuit yang dilakukan di jalan raya. Hal itulah yang kian bikin dirinya tak sabar segera menjajal lintasan anyar di Singapura tersebut.
"Dari apa yang saya ketahui, lintasannya lebar dan nuansanya mengalir. Itu tidak biasa untuk sebuah sirkuit jalan raya, tapi sepertinya akan jadi cukup spektakuler," demikian dia.
Hamilton saat ini memimpin klasemen sementara pembalap dengan keunggulan satu angka dari driver Ferrari Felipe Massa. Hamilton bisa bisa melebarkan jarak tersebut jika banding McLaren atas hukumannya di GP Belgia --yang membuat Hamilton kehilangan gelar juara pertama-- diterima. Hari ini, Senin (22/9/2008), Hamilton juga direncanakan hadir langsung dalam pengadilan tersebut.
(krs/a2s)










































