Usaha McLaren lewat banding atas penalti 25 detik yang telah membuat Hamilton kehilangan posisinya sebagai juaranya di GP Belgia. Akibat tambahan waktu 25 detik posisinya turun ke urutan tiga. Sedangkan Felipe Massa yang sebelumnya finis kedua pun dapat promosi jadi juara.
Pembalap Inggris ini pun sudah memberikan pembelaan di sidang banding tersebut. Namun usaha Hamilton menjadi sia-sia karena pengadilan FIA akhirnya menolak permohonan banding McLaren. Tidak heran jika Hamilton merasa kecewa dengan keputusan tersebut.
Meski demikian pembalap berusia 23 tahun ini menegaskan bahwa hal itu tidak membuatnya lemah untuk menghadapi empat seri tersisa termasuk GP Singapura yang sudah di depan mata. "Iya saya kecewa tapi saya tidak depresi," tegas Hamilton seperti dilansir Auto Sport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamilton kini sudah berada di Singapura mempersiapkan diri menghadapi balapan malam. "Kami adalah pembalap, secara alami kami bersaing, dan tentu saja sangat suka saling mendahului. Sangat menyenangkan jika Anda berhasil melewati dengan melakukan manuver luar biasa," tukasnya. (key/din)










































