Sekitar 20 pembalap telah bersiap unjuk kemampuan di balapan pertama malam hari ini. Balapan ini juga pertama yang digelar di negara kepulauan serta sirkuit jalan raya pertama di Asia.
GP Singapura ini akan menjadi trek lambat kedua setelah Monaco. Bukan hanya itu, GP Singapura akan menjadi gelaran ke-800 ajang F1 sejak pertama digelar di Silverstone pada 1950.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maksimum kecepatan diperkirakan akan mencapai sekitar 300 km/jam. Sementara McLaren mengkalkulasikan rata-rata kecepatan sekitar 175 km/jam. Balapan akan berlangsung 61 lap dengan total jarak 309,087 km.
Overtaking kemungkinan akan terjadi di tikungan 1 setelah pit, tikungan 7 di Raffles Boulevard dan tikungan 14 di Esplanade Drive. Kecepatan terendah akan terjadi di tikungan ke-3, 10, 4, 18 dan 19.
Untuk pencahayaan digunakan kabel sepanjang 108 km yang dijulurkan melewati 240 tiang baja guna mengalirkan listrik ke 1.500 lampu proyektor. Sedangkan tenaga listrik yang digunakan untuk event ini lebih dari 3 juta watt.
Listrik ini disuplai oleh Singapura sendiri dengan didukung 12 generator kembar. Pencahayaan ini akan empat kali lebih terang dari rata rata yang digunakan untuk menerangi lapangan sepakbola atau lapangan pertandingan atletik.
Pada GP Singapura ini juga untuk pertama kalinya dipakai piranti digital papan elektronik yang diberi nama DigiFlag. Ini guna menggantikan bendera peringatan yang biasa dikibarkan petugas di pinggir trek. (key/din)











































