Tarian asal Brasil tersebut dihelat di sisi sirkuit jalan raya Singapura, tepatnya di depan Marina Square, dekat Esplanade Mall, beberapa saat sebelum sesi latihan bebas, Sabtu (27/8/2008) petang waktu setempat, dilangsungkan.
Hanya butuh sesaat, bunyi-bunyian rancak disertai liukan aduhai itu sontak menarik perhatian bak sebuah magnet. Alhasil kerumunan terus bertambah mengelilingi sekitar selusin penabuh gendang plus penari samba tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, tanpa terasa acara goyangan samba itu ternyata sudah mendekati akhir. Lagipula, peluh memang sudah terlihat kian mengguliri bagian tubuh gadis-gadis penari yang umumnya memang banyak terpapar itu.
Seiring dengan bunyi tetabuhan yang keras menghentak untuk kali terakhir, satu persatu para penari pun mengeluarkan goyangan mautnya seraya menuju ke dalam Gate 7, dengan diiringi para penonton yang masih terus mencoba mengikuti.
(krs/roz)











































