Gelar Kimi 'Sudah Lepas'

Gelar Kimi 'Sudah Lepas'

- Sport
Senin, 29 Sep 2008 03:48 WIB
Gelar Kimi Sudah Lepas
Singapura - Empat balapan tanpa poin jelas bukan perkara kecil bagi Kimi Raikkonen. Kini The Iceman harus menerima kenyataan bahwa gelar juara dunianya "sudah lepas" dari genggaman.

Kimi mengawali rentetan balapan tanpa poinnya dari GP Eropa di Sirkuit Valencia 24 Agustus 2008. Ketika Felipe Massa, rekan setimnya, menjadi juara, ia justru harus meninggalkan balapan lantaran mesin mobilnya mengalami kerusakan.

Bukannya membaik, penampilan buruknya itu malah terus berlanjut. Dari tiga balapan berikutnya di Belgia, Italia dan Singapura, Raikkonen meraih catatan dua kali gagal finis. Yang paling mendingan hanyalah di Italia di mana ia masih bisa finis, walaupun hanya di posisi sembilan--tetap saja tak memberikan poin untuknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Singapura ia kembali mengalami kecelakaan. Akibat tak bisa mengendalikan mobilnya dengan sempurna saat menikung, Kimi harus menerima nasib balapannya berakhir dengan menabrak pembatas jalan.

Kimi pun mulai menyadari bahwa posisinya memang tak lagi menguntungkan sehingga mulai bisa menerima bahwa peluangnya untuk mempertahankan gelar sangat kecil.

Dengan tiga seri tersisa dan ia tertinggal 27 angka di belakang Lewis Hamilton--sang pimpinan klasemen--bisa dibilang gelarnya itu "sudah hilang". Memang peluang untuk mempertahankannya masih ada, tapi itu sudah sangat kecil sekali. Kalaupun Hamilton gagal finis di tiga seri terakhir dan ia terus menjadi juara, masih ada Massa yang kini menghuni posisi dua klasemen. Apakah Massa mau begitu saja kehilangan poin di tiga seri tersisa? Rasanya tidak.

Lalu, bagaimana perasaan Kimi saat ini? Sesuai dengan julukannya, ia masih bisa bersikap tenang. Ia juga sudah bersikap realistis dengan mengatakan mempertahankan gelar juara adalah hal yang teramat sulit dilakukan saat ini.

"Itu adalah hal yang sangat kecil kemungkinannya saat ini. Saya tak sedih dengan posisi saya di posisi lima (klasemen) saat ini, tetapi saya menyesal kehilangan poin (di Singapura). Saya yakin kami akan lebih baik di balapan berikutnya."

"Saya tahu apa yang tim inginkan. Mereka ingin menjadi juara dunia. Kami akan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya. Saya juga akan berusaha untuk memenangi balapan dan menanti apa yangterjadi berikutnya. Namun, biar bagaimanapun saya sudah keluar dari perebutan titel juara," tandasnya di Autosport.

Akibat buruknya penampilan Kimi itu pun berimbas kepada Ferrari. Dengan hanya menerima pasokan nilai dari Massa dalam empat seri terakhir, posisi mereka di klasemen konstruktor pun disalip oleh McLaren. Kini "The Silver Arrows" memimpin dengan nilai 135 atau berselisih satu angka dari mereka.

Untuk merebutnya kembali, Kimi pun mengungkapkan bahwa mereka akan berusaha memenangi seri tersisa. "Kami menjalani sebuah musim yang tak kami inginkan, tapi kami memiliki semangat yang bagus. Tentu saja ini bukanlah seri yang menyenangkan tapi saya mengenal F1 dan kami memiliki mobil yang bagus. Kami masih bisa memenangi balapan musim ini," tukasnya.

(roz/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads