Berharap Massa Tak Apes Lagi

Jelang GP Jepang

Berharap Massa Tak Apes Lagi

- Sport
Kamis, 09 Okt 2008 14:36 WIB
Berharap Massa Tak Apes Lagi
Tokyo - Dengan lima kemenangan yang diraih, Felippe Massa adalah pembalap dengan gelar terbanyak musim ini. Tapi karena sering bernasib sial, dia cuma duduk di posisi dua klasemen.

Lima gelar juara didapat Massa di Bahrain, Turki, Prancis, Valencia dan Belgia. Jumlah tersebut lebih banyak satu seri dibanding Lewis Hamilton yang menduduki puncak podium di Australia, Monaco, Inggris dan Jerman.

Kalau kemudian hingga kini Massa masih tertinggal dalam perolehan poin itu lantaran beberapa kali dia mengalami nasib kurang baik, contohnya insiden selang bahan bakar di GP Singapura lalu. Dari 15 seri yang sudah dilewati, lima di antaranya dilalui masa tanpa meraih poin, padahal Hamilton cuma tiga kali tak dapat angka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi tersebut jelas jadi perhatian tersendiri buat pembalap Brasil itu. Apalagi beberapa hasil buruk yang didapat justru bukan merupakan kesalahannya.

"Musim ini kami sudah menunjukkan kekuatan mental yang bagus setelah menjalani hasil-hasil buruk. Masih ada 30 poin lagi untuk dikejar. Tentu saja kami tak akan menyerah. Kami akan berjuang sampai lap terakhir di balapan terakhir. Cuma itu yang ada dipikiran saya sekarang," sahut Massa di Guardian.

Dengan 30 poin tersedia dan ketertinggalan yang cuma tujuh angka, apapun bisa terjadi dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. Peristiwa musim lalu - saat Hamilton unggul 12 poin dengan balapan yang tersisa dua seri namun kemudian disalip Kimi Raikkonen - sepertinya dijadikan modal pembangkit semangat Massa.

"Yang pertama harus dilakukan adalah memikirkan bagaimana mengurangi defisit tujuh poin. Tujuh bisa berarti bukan apa-apa. Semoga kami bisa bangkit dan memenangi balapan lagi."

"Kami harus berpikir selangkah demi selangkah. Pertama memikirkan (balapan) akhir pekan ini. Setelah itu baru berpikir soal Cina dan Brasil. Jika kami berhasil mewujudkannya, itu akan menjadi mimpi yang menjadi nyata," pungkas Massa. (din/key)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads