Dengan predikat sebagai juara bertahan, Raikkonen malah tampil kurang mengilap musim ini. Menghuni posisi empat di klasemen, pembalap Ferrari itu sudah tak pernah lagi jadi juara sejak April lalu di Spanyol.
Dengan tiga seri sisa, Raikkonen juga tertinggal 27 poin dari Hamilton setelah tak mampu mendulang satu poin pun di empat seri terakhir. Selain itu, sosoknya pun kini mulai dibayangi rekannya, Massa, yang tampil lebih mantap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu dia adalah pembalap hebat tapi saya sekarang tak tahu lagi ke mana pembala itu. Ini misterius," sesal Ecclestone kepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Autosport.
Untuk Massa yang kini berharap dukungan penuh dari Raikkonen untuk memelihara kans jadi juara dunia, Ecclestone menilai kalau sang pembalap Ferrari itu telah dirundung kesialan musim ini. Namun, dia layak jadi juara karena performanya memang apik.
"Dia sudah tampil amat tangguh tapi sial. Menurut saya, akan buruk buat Hamilton jika gagal menang tahun ini setelah kesialan tahun lalu. Tidak, biar saya benarkan ucapan tadi, setelah buruknya manajemen timnya. Tapi di saat yang sama takkan adil jika Massa kalah," urai Ecclestone.
Lalu apa katanya tentang Hamilton sendiri yang menjadi kandidat juara terdepan usai musim lalu hanya jadi runner-up di akhir musim?
"Dia adalah talenta yang luar biasa, dalam level yang sama dengan trah Senna dan Schumacher. Sebagai debutan, tahun lalu dia nyaris memenangi gelar juara dunia. Anda bisa mengingat orang lain seperti itu?"
(krs/krs)










































