Tanpa Greget, Hamilton Dominan

GP China

Tanpa Greget, Hamilton Dominan

- Sport
Minggu, 19 Okt 2008 16:04 WIB
Tanpa Greget, Hamilton Dominan
Shanghai - Balapan menarik dalam beberapa seri terakhir relatif tidak terjadi Shanghai. Dari balapan yang kurang greget itu Lewis Hamilton menonjolkan diri dengan performanya yang dominan.

Berkat performanya yang nyaris sempurna, pembalap McLaren itu berhasil menjuarai lomba di China, Minggu (19/0/2008), yang menjadikan kansnya untuk menjadi juara di akhir musim semakin besar.

Saingan terdekatnya, Felipe Massa, mampu ia kalahkan dengan selisih 14 detik. Akan tetapi Massa masih cukup beruntung dengan tambahan delapan angka. Alhasil, rivalitas mereka baru selesai di seri terakhir di Brasil pada 2 November.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam formation lap diketahui bahwa Ferrari memakai ban lunak dan McLaren dengan yang lebih keras. Dua tim yang sedang bersaing menggunakan dua strategi yang berlainan.

Saat start, Hamilton mulus menjaga posisinya sebagai pemegang pole. Duo Ferrari, Kimi Raikkonen danMassa, meski tak bisa menyodok Hamilton tapi mampu bertahan dari serangan awal lawan-lawannya di belakang.

Terjadi insiden di tikungan pertama ketika Sebastian Bourdais bergerak merapat ke kiri dan mendorong Jarno Trulli. Akibatnya, pembalap Italia itu terlempar ke gravel.

Fernando Alonso tampak sangat agresif. Ia amat bernafsu untuk menyalip Heikki Kovalainen. Upayanya itu berhasil menjelang lap pertama berakhir. Tampak jelas juara dunia dua kali itu, yang memenangi dua seri terakhir di Singapura dan Jepang, dalam keadaan sangat percaya diri.

Kembali ke Trulli, di lap kedua ia masuk pitstop untuk mengganti bagian mobilnya yang rusak. Sial bagi driver Toyota itu, di lap berikutnya ia tak sanggup melanjutkan lomba alias out. "Dia harus sedikit melambat di awal balapan. Dia tak tahu apa yang dia lakukan," kritik Trulli belakangan buat Bourdais.

Sementara itu, memasuki lap kelima Hamilton mencatat waktu satu menit 37 detik, sedangkan Massa 1:38,2. Tak diragukan lagi Ferrari masih kalah cepat dari McLaren. Namun posisi dua-tiga tetaplah bagus.

Sebaliknya, Kovalainen masih jauh di bawah Hamilton. Setelah disalip Alonso ia pun cukup keteteran saat ditekan Nick Heidfeld dan Sebastian Vettel. Beruntung buat McLaren, Hamilton yang saat ini "harapan satu-satunya" tampak mulus-mulus saja.

Di lap kedelapan Hamilton melebarkan jaraknya dengan Raikkonen menjadi empat detik. Namun Raikkonen sempat menebar ancaman ketika di lap ke-11 ia menorehkan fastest lap, masih dengan ban lunaknya.

Di rombongan terdepan, Alonso dan Massa paling awal masuk pitstop, yakni di lap ke-15. Satu putaran kemudian Hamilton dan Raikkonen mengikuti, dengan perbandingan lama pengisian bahan bakar 0,1 detik.

Hamilton mengambil alih lagi pimpinan lomba di lap 18 setelah Kovalainen melakukan pitstop. Dari 10 detik lebih yang diambil Kovalainen, ada kemungkinan pembalap Finlandia itu menjajal strategi satu pitstop.

Sejak itu persaingan mulai mengendur. Hamilton unggul kian jauh dari Raikkonen, sampai 6,7 detik. Lomba pun berjalan "datar-datar saja", nyaris tak ada insiden seru seperti saling overtake dan semacamnya.

Tentang Massa, hari ini ia harus mem-push timnya supaya bekerja lebih baik lagi untukmenghadapi seri terakhir dua pekan mendatang, karena performanya tidak oke. Sebaliknya, lewat radio Hamilton berkata kepada timnya: "mobil ini sempurna".

Di lap ke-34 Kovalainen mengalami pecah ban depan sebelah kiri. Ia berhasil menyeret mobilnya dengan selamat ke pitlane, tapi tetap saja ia kemudian retired di enam putaran tersisa.

Yang menarik adalah bahwa kemudian Massa berhasil merapat pada Raikkonen, dan di lap 50 berhasil mengalahkan partnernya itu dengan mudah di hairpin. Sengajakah Raikkonen memberi jalan buat Massa supaya tidak tertinggal terlalu jauh dari Hamilton? So what? Tapi Massa melakukannya pun dengan gemilang.

Akhirnya, setelah balapan berlangsung sekitar satu setengah jam, Hamilton menembus garis finish pertama dengan catatan waktu 1:31:57,403. Massa menyusul 14 detik kemudian, lalu dua detik setelahnya adalah Raikkonen.

Alonso melanjutkan performa bagusnya dengan menduduki peringkat keempat. Pembalap Renault itu dibuntuti duo BMW-Sauber, Heidfeld dan Robert Kubica. Dua pembalap lain yang mendapatkan poin adalah Timo Glock (Toyota) dan Nelson Piquet Jr. (Renault).

Hasil GP China:

1. Hamilton McLaren-Mercedes (B) 1h31.57.403
2. Massa Ferrari (B) + 14.925
3. Raikkonen Ferrari (B) + 16.445
4. Alonso Renault (B) + 18.370
5. Heidfeld BMW Sauber (B) + 28.923
6. Kubica BMW Sauber (B) + 33.219
7. Glock Toyota (B) + 41.722
8. Piquet Renault (B) + 56.645
9. Vettel Toro Rosso-Ferrari (B) + 1:04.339
10. Coulthard Red Bull-Renault (B) + 1:14.842
11. Barrichello Honda (B) + 1:25.061
12. Nakajima Williams-Toyota (B) + 1:30.847
13. Bourdais Toro Rosso-Ferrari (B) + 1:31.457
14. Webber Red Bull-Renault (B) + 1:32.422
15. Rosberg Williams-Toyota (B) + 1 lap
16. Button Honda (B) + 1 lap
17. Fisichella Force India-Ferrari (B) + 1 lap

Tidak finish
Kovalainen McLaren-Mercedes (B) 50
Sutil Force India-Ferrari (B) 14
Trulli Toyota (B) 3

(Lihat klasemen sementara) (a2s/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads