Menjelang GP China akhir pekan lalu, Alonso mengaku siap membantu Felipe Massa jadi juara dunia --yang artinya siap pula merintangi Hamilton. Hal itu lantas dibalas oleh Hamilton yang baru menjalani musim keduanya di ajang F1.
Dengan pedas, sang pembalap Inggris yang sempat semusim jadi rekan setim Alonso tersebut mencibir kalau tahun 2007 lalu sang juara dunia dua kali itu sudah dikalahkan oleh seorang debutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, mungkin itu semua hanya bermuara pada masalah pribadi. Bicara mengenai rivalitas di lintasan, Alonso dengan ksatria menyebut Hamilton pantas jadi juara dunia, jika memang pada akhirnya dia mampu meraup poin terbanyak.
"Kejuaraan selalu dimenangi oleh pembalap terbaik, jadi jika pada akhirnya Hamilton menang, itu karena dia mengoleksi poin lebih banyak dari yang lainnya," ucapnya kepada surat kabar El Pais yang dikutip F1 Live.
Alonso juga cukup adil untuk mengacungi jempol penampilan dominan Hamilton di GP China lalu. "Dia tercepat di dalam sesi-sesi latihan, mendapat pole dan menang. Tak bisa diragukan lagi kalau dia memang pantas mendapatkannya."
Dengan puja-puji itu, apa berarti sekarang Alonso sudah "memberi restu" Hamilton untuk jadi juara dunia? Toh dengan satu seri tersisa, langkah Hamilton memang terbilang cukup ringan untuk jadi jawara --jika nantinya tak ada hambatan berarti.
"Hal itu (hampir pastinya Hamilton juara) tidak bagus, dalam kaitannya dengan rasa seru dalam kejuaraan, tapi sejujurnya saya tak terlalu peduli siapapun yang menang," lugasnya cuek.
Β
(krs/roz)











































