"Aku tak suka membicarakan pembalap lain," tukas Fisichella kepada Times of India. "Yang bisa kutekankan adalah ini: seorang pembalap bisa menjadi juara jika kesalahan yang dia lakukan tidak sebanyak pembalap-pembalap lain."
Dari kalimat terakhirnya itu ia menunjuk Hamilton. Menurutnya, driver Inggris itu semestinya saat ini sudah bisa mengoleksi dua titel juara dunia. Hanya saja, ada yang faktor yang membuat dia tidak (atau belum) berhasil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dicetuskan apakah Hamilton bisa disandingkan dengan pembalap-pembalap besar lain termasuk Michael Schumacher dan Ayrton Senna, pembalap tim Force India itu berkelit. "Tidak. Dia tidak sama seperti mereka." (a2s/arp)










































