Penggunaan sayap baru ini merupakan salah satu program pengembangan aerodinamika McLaren untuk musim depan. Yang sedikit membuat heran adalah momen McLaren mengujicoba efektifitas penggunaan sayap baru tersebut.
Soalnya persaingan saat ini sedang panas-panasnya. Lewis Hamilton sejatinya butuh settingan mobil yang cukup konservatif untuk, setidaknya, finis di peringkat lima guna bisa memenangi titel juara dunia musim ini. Namun kubu McLaren sepertinya memiliki pertimbangan tersendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bos McLaren Ron Dennis juga menegaskan, apa yang dilakukan McLaren merupakan kelanjutan program yang sudah berjalan sejak seri Cina. Semua itu dilakukan, menurut Dennis, agar mobil cukup siap untuk seri Brasil.
"Persiapan kami belum sepenuhnya selesai, tapi sepertinya hanya inreabilitas yang bisa membuat masalah untuk kami. Jadi kami sangat mewaspadai pada ban, hujan dan hal lain," ungkap Dennis.
"Tapi tak ada yang akan dicapai sebelum hari Jumat dalam perencanaan. Semua pekerjaan yang biasa kami lakukan akan terselesaikan dan kami akan siap pada Jumat pagi dan akan beradaptasi pada semua yang ada di hadapan kami."
(ian/roz)











































