Ikuti Nalurimu, Lewis

Jelang GP Brasil

Ikuti Nalurimu, Lewis

- Sport
Kamis, 30 Okt 2008 13:56 WIB
Ikuti Nalurimu, Lewis
Jakarta - Lewis Hamilton pada dasarnya punya dua pilihan guna memastikan gelar juara dunia di Interlagos: mengemudi dengan hati-hati atau sebaliknya malah agresif. Yang terbaik? Menurut Ross Brawn, ikuti saja insting.

Keunggulan tujuh angka atas Felipe Massa membuat Hamilton tak butuh finis di posisi pertama di GP Brasil untuk mengunci gelar juara dunia. Dia hanya harus finis di posisi kelima.

Brawn selaku Team Principal Honda, yang juga pernah memandu Michael Schumacher merengkuh tujuh gelar juara dunia semasa bertugas di Ferrari, pun memberikan sedikit saran. Berkendara dengan cari aman atau konservatif bisa sama berbahayanya dengan tampil agresif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu adalah keseimbangan yang rumit karena para pembalap mengendara dengan naluar. Jika perhatian mereka buyar ketika mereka sedang berpikir untuk tampil konservatif, maka itu bisa bikin masalah," kata Brawn seperti dikutip Autosport.

Dari pengalaman Brawn, dia menganalisa bahwa di awal balapan para pembalap tak bisa dinasihati. Hal itu justru akan berpotensi membuat para pembalap meragukan diri sendiri.

"Tak mungkin karena Anda akan mulai menyelubungi penilaian pembalap dan Anda akan terlibat kekacauan lebih ketimbang membiarkannya," analisa dia.

"Jika Anda mencoba mengendara dengan defensif di tikungan pertama dalam balapan, itu bisa merugikan Anda. Tapi Anda juga tak bisa terlalu ngotot. Dalam perkara Lewis, di Jepang startnya jelek dan saya tak ingin menyarankan seperti itu di Brasil. Tapi (yang tepat) adalah menemukan keseimbangan di bagian-bagian balapan, di mana Anda harus membiarkan insting yang mengambil alih," demikian Brawn.

(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads