Pesta McLaren atau Selebrasi Ferrari?

Pesta McLaren atau Selebrasi Ferrari?

- Sport
Senin, 03 Nov 2008 02:40 WIB
Pesta McLaren atau Selebrasi Ferrari?
Jakarta - Setelah Lewis Hamilton menyentuh garis finis, kubu Ferrari terlihat melonjak kegirangan padahal di paddock yang lain kru McLaren berpelukan bahagia. Sedetik berselang tinggal The Silver Arrows yang benar-benar berpesta, terimakasih pada Timo Glock.

Penonton yang meyaksikan "final" F1 musim ini mungkin banyak yang dibuat binggung dengan akhir balapan GP Brasil. Sesaat setelah Hamilton menyelesaikan balapan tayangan televisi memperlihatkan teriakan kegembiraan serta pelukan kru Ferrari bersama keluaraga Massa sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan pembalap Brasil itu merengkuh titel juara dunia.

Padahal pada gambar lain yang muncuk sedetik berselang, terlihat kekasih Hamilton, Nicole Scherzinger, berpelukan dengan seorang kru McLaren yang bersuka cita akan keberhasilan pembalap Inggris itu (juga) menjadi juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga beberapa detik setelah balapan berakhir siapa juara dunia musim 2008 masih sedikit membingungkan. Namun kabar bermasalahnya Timo Glock di tikungan terakhir, yang membuat Hamilton mampu mendahuluinya dan menyelesaikan balpan di posisi lima menjelaskan semua "kekacauan" tersebut.

Apa yang terjadi di lap-lap terakhir GP Brasil dipastikan membuat jantung fans kedua kubu berdegup lebih keras. Di dua lap terakhir, Hamilton yang bermain aman tiba-tiba kehilangan posisi kelima setelah disalip Sebastian Vettel, kondisi yang membahayakan peluang dia menjadi juara dunia lantaran di posisi terdepan Massa tak tersentuh.

Hamilton masih berada di posisi enam saat Massa melintasi garis finis dan balapan tinggal menyisakan tiga tikungan lagi. Publik Interlagos sudah bergemuruh menyambut juara dunia barunya setelah terakhir didapat Ayrton Senna, komentator televisi bahkan telah menyebut Massa sebagai juara dunia baru

Padahal di tikungan terakhir jelang garis finis, Hamilton sukses menyalip Glock yang sebelumnya berada di posisi empat. Sukses inilah yang terlewat dari pengamatan kru Ferrari - dah bahkan salah seorang komentator balapan.

Soal Glock yang tiba-tiba melambat jelang garis finis, pembalap Toyota itu ternyata masih menggunakan ban slick padahal hujan mulai turun jelang balapan kelar. Di putaran terakhir saja, pembalap Jerman itu total melambat 17 detik dibanding lap sebelumnya. (din/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads