Hamilton: Terima Kasih Tuhan

Hamilton: Terima Kasih Tuhan

- Sport
Senin, 03 Nov 2008 04:25 WIB
Hamilton: Terima Kasih Tuhan
Sao Paulo - Titel gelar juara jadi milik Lewis Hamilton lewat akhir yang mendebarkan, di mana dia sedikit banyak turut terbantu hujan yang turun di lap-lap terakhir. Untuk itu dia berterima kasih kepada Tuhan.

Di akhir-akhir balapan GP Brasil, Senin (3/11/2008) dinihari WIB, Hamilton tampaknya akan kembali gagal jadi juara dunia seperti musim lalu --musim lalu asa Hamilton meraih gelar juara dunia juga kandas di Interlagos.

Beberapa belokan menuju garis finis, driver McLaren itu dilewati Sebastian Vettel sehingga tercecer di posisi enam sedangkan rivalnya, Felipe Massa, sudah finis di posisi satu. Artinya, posisi enam takkan cukup buat Hamilton jadi juara sejagat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, "arah angin" berubah dengan cepat dan Hamilton jadi yang paling diuntungkan. Di dua lap terakhir, curah hujan bertambah dan berimbas negatif kepada mobil Timo Glock yang masih menggunakan ban kering.

Glock yang ada di posisi empat mulai kesulitan dengan bannya dengan lintasan yang kian licin sehingga Vettel plus Hamilton dapat melaluinya. Hamilton pun finis di posisi lima, syarat minimal yang harus dipenuhinya untuk jadi juara dunia manakala Massa jadi juara.

"Mulai hujan dan aku tak mau mengambil risiko apa-apa. Lalu dia (Vettel) melewatiku dan aku diberitahu bahwa aku harus bisa ada di depan dia dan aku tak bisa memercayainya. Lalu di tikungan terakhir aku melewati Glock dan aku katakan saja, itu sangat luar biasa. Aku hanya bisa berterima kasih pada Tuhan," ucap Hamilton seperti dikutip Autosport.

"Sebelum aku mencapainya mereka bilang aku harus bisa melewati Glock, dan aku mencoba sekuat tenaga untuk bisa mencapai Vettel tapi dia secepat aku, bahkan mungkin sedikit lebih cepat. Itu salah satu balapan tersulit dalam hidupku, mungkin saja yang tersulit," demikian Hamilton.

(krs/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads