Pada uji coba pra-musim Februari lalu di Barcelona, beberapa penonton mengenakan wig hitam, mewaranai wajah dengan warna serupa dan memakai kaos bertuliskan 'Keluarga Hamilton'.
Pada seri penutup di Brasil, olok-olok terhadap Hamilton terjadi lagi. Buat pembalap berkulit hitam tersebut dan kubu McLaren, tindakan-tindakan tersebut telah menjurus pada perilaku rasis. Tapi tidak menurut Ecclestone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir orang harus melihat apa yang tersirat. Semua hal itu hanyalah lelucon dan orang berhak mendukung siapa yang ingin mereka dukung. Saya tak melihat kenapa ada yang harus merasa terhina olehnya. Hal ini hanyalah (tindakan) orang-orang yang ingin mengekspresikan dirinya," lanjut dia.
Hamilton yang merasakan sendiri dan jadi sasaran olok-olok itu tentu tak sepaham. "Saya tak melihatnya sebagai lelucon. Itu sesuatu yang benar-benar terjadi walau sudah lewat."
Dengan menyatakan bahwa kejadian yang dialaminya itu sudah lewat, pembalap Inggris tersebut memang enggan mempermasalahkan lebih lanjut. Yang terpenting buatnya adalah dukungan yang telah dituainya dari fans di negerinya sendiri.
"Melihat rekan senegara saya membawa bendera (Inggris) membuat saya sangat bangga. Hal-hal lainnya perlu saya tinggalkan di belakang," tutur Hamilton.
Dia sendiri mengaku belum membaca komentar Ecclestone yang menilai perlakuan terhadap dirinya bukanlah rasisme. "Saya punya banyak rasa hormat terhadap dia dan hanya bisa berasumsi apa yang dikatakannya adalah hal positif," tandas Hamilton.
(krs/din)











































