Glock Juga Jadi Korban Rasisme

Glock Juga Jadi Korban Rasisme

- Sport
Rabu, 12 Nov 2008 16:03 WIB
Glock Juga Jadi Korban Rasisme
Jakarta - Lewis Hamilton bukan satu-satunya korban rasisme di ajang F1. Soalnya, Timo Glock yang asal Jerman dan jelas-jelas berkulit putih juga mendapat perlakuan tak mengenakkan.

Entah ini bisa dikategorikan sebagai aksi rasisme atau bukan. Yang jelas buku tamu di situs pribadi pembalap Toyota itu diisi oleh kalimat-kalimat umpatan yang isinya "meragukan" ras Glock sebagai orang Jerman.

Serangan terhadap Glock ini tak lain terkait dengan apa yang terjadi pada "final" F1 musim ini di GP Brasil lalu. Kendaraan Glock tiba-tiba melambat karena masalah pada bannya di dua tikungan sebelum garis finis, kondisi yang membuat Lewis Hamilton bisa menyusulnya dan kemudian finis posisi lima dan merengkuh titel juara dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau serangan itu cuma dilakukan satu-dua orang mungkin bukan masalah besar. Yang kemudian jadi keprihatinan adalah fakta bahwa yang mengisi kata-kata hujatan di buku tamu pada situs pribadi Glock itu ternyata mencapai jumlah 500-an. Demikian diberitakan Motorsport Aktuell.

Sayangnya tak disebutkan kalimat serangan rasis seperti apa yang ditujukan pada Glock. Namun sebuah ada forum internet yang memuat beberap kutipan dari serangan tersebut yang isinya memang bernada rasisme.

"Glock, kamu tidak terlihat seperti orang Jerman, tapi lebih mirip kertas pembersih toilet orang Polandia. Saya harap kamu kehilangan salah satu kaki di balapan selanjutnya," demikian salah satu isi serangan tersebut.

Sementara komentar lain menyebut: "Apakah orang ini berasal dari Jerman? Dia seperti orang Irak atau Pakistan". (din/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads