Ecclestone rupanya ingin menghapus format poin untuk membuat sirkus F1 semakin menarik. Supremo F1 ini ingin setiap pembalap tampil all out guna mengejar kemenangan daripada menerapakan strategi mengumpulkan poin guna mengamankan gelar.
Namun Ecclestone belum mempresentasikan gagasannya kepada Badan Motorsport Dunia (FIA) yang akan melakukan pertemuan selanjutnya di Monaco pada 12 November nanti. Meski demikian pria berusia 78 tahun ini yakin idenya tersebut akan diterima oleh tim F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rencana Ecclestone memakai gaya Olimpiade tiga pembalap teratas di setiap grand prix akan mendapatkan emas, perak dan perunggu, itu termasuk 10, delapan dan enam poin. Posisi keempat kebawah tidak mendapatkan poin namun akan dihitung rangking keseluruhan.
Sementara musim ini gelar juara diraih oleh Lewis Hamilton setelah unggul satu poin. Namun jika dengan sistem medali maka pembalap Ferrari Fellipe Massa akan menjadi juara dunia karena telah meraih enam kemenangan, sedangkan Hamilton lima kali menang seri. (key/arp)











































