Webber naik meja operasi setelah sebuah mobil menghantam dirinya yang sedang bersepeda gunung, saat melakukan sebuah event yang digagas yayasan sosial milik dia di Tasmania, Australia, akhir minggu lalu.
"Saya kepingin beraksi lagi di tes pertama," tutur Webber kepada BBC. "Apakah itu memungkinkan, saya tidak tahu. Tapi kalau harus menunggu satu minggu atau 10 hari lagi demi keseluruhan musim, maka saya akan menunggu."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan memastikan bahwa saya akan dalam kondisi terbaik untuk balapan pertama," tekadnya.
Musibah yang terjadi pada Webber terjadi saat ia mengukuti ajang The Mark Webber Pure Tasmania Challenge. Event itu meliputi atraksi bersepeda gunung, kayak, dan treking. Ia bertabrakan dengan sebuah mobil ketika berada di jalur hutan di dekat Port Arthur.
Saat ini kaki Webber masih dibungkus gips dan ia ditopang kruk untuk berjalan, karena ia masih merasa sangat kesakitan untuk berdiri.
"Saya sering memikirkan Alex Zanardi dan orang-orang lain seperti dia, termasuk Mike Doohan. Ini sebuah inspirasi. Saya bisa saja mengalami nasib yang lebih buruk."
Zanardi adalah mantan pembalap F1 dan IndyCar yang kakinya harus diamputasi karena kecekalaan di tahun 2001, tapi masih bisa menunggangi mobil balap dengan kaki palsu. Adapun Doohan adalah pahlawan Australia dari ajang GP motor. Juara dunia lima kali itu berakhir karirnya setelah terjatuh dari tunggangannya dan kakinya patah.
(a2s/roz)











































