Pada musim pertamanya di F1, Hamilton menempati posisi dua di akhir musim. Pada musim kedua, dia menanjak ke posisi satu dan jadi juara dunia, capaian yang ditorehkan pembalap McLaren itu di usianya yang ke-23.
Hakkinen yang dua kali jadi juara dunia bersama McLaren membenarkan kalau performa Hamilton memang tak lepas dari kesalahan yang mana masih perlu pembenahan. Tapi lebih daripada itu, dia tetap punya bakat luar biasa mengesankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi, percaya padaku, orang ini hebat. Dia masih muda, dengan tim yang luar biasa dan telah menunjukkan komitmen bagus untuk periode panjang buat tim. Dia punya program kebugaran fantastis jadi dia akan memiliki energi untuk mengemudi tahunan lagi guna memaksimalkan penampilannya di tahun-tahun ke depan," urai pria asal Finlandia itu.
Dengan segala kelebihan itu, Hakkinen tak ragu memprediksi Hamilton niscaya punya masa depan gemilang yang menanti di depan.
"Saya tak melihat alasan dia tidak bisa jadi yang paling hebat. Dia baru menjalani musim keduanya di F1 dan itu adalah lingkungan dengan tekanan sangat tinggi. Tapi dia bisa menanganinya. Dia muda dan berbakat. Dia bisa jadi yang terhebat."
Dan bukan hanya itu saja. Hamilton dinilai Hakkinen tak hanya luar biasa di lintasan, karena di luar pun demikian.
"Anda melihat sosok baik di dirinya. Lewis sangat berbakat dan lebih bagus daripada itu, dia juga pemuda dengan kepribadian baik. Dia akan jadi figur idola yang tepat untuk bocah-bocah di penjuru dunia. Saya pikir akan sulit menemukan pemuda yang lebih baik dari dia," tandas Hakkinen.
(krs/a2s)











































