Richard memang sudah lama dikabarkan berencana kembali ke dunia F1. Mundurnya pabrikan Honda beberapa waktu lalu makin membuat Presiden Prodrive ini bersemangat dengan keinginannya.
Seperti diberitakan surat kabar The Mail, demi merealisasikan keinginan tersebut, Richards terbang ke Timur Tengah untuk mengadakan pembicaraan dengan Investment Dar Company (TID).Β Perusahaan asal Kuwait tersebut juga merupakan salah satu pemegang saham Prodrive.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pria berusia 56 tahun itu mengakui sampai saat ini masalah besar yang menjadi penghalang untuk terciptanya kerjasama itu adalah soal dana dan figur yang akan terlibat didalamnya.
"Ketika kamu duduk di hari yang tenang dan sadar tanggung jawab yang akan diambil, dan besarnya restrukturisasi staff dan sumber yang dibutuhkan, investor akan berpikir panjang dan keras sebelum menyetujuinya. Anda harus menjembatani perbedaan yang besar di masalah finansial, sekitar tiga tahun sebelum menyeimbangkan dana yang ada," pungkas dia.
(din/roz)











































