Massa Tolak Rencana Pemotongan Gaji

Massa Tolak Rencana Pemotongan Gaji

- Sport
Rabu, 24 Des 2008 03:03 WIB
Massa Tolak Rencana Pemotongan Gaji
Jakarta - Setelah seluruh tim F1 dipaksa melakukan pemangkasan biaya, para pembalap terancam mendapat imbasnya karena gaji mereka bakal dipotong. Felipe Massa jadi yang pertama menyatakan penolakan.

Isu akan terjadinya pemotongan gaji terhadap pembalap sudah berhembus sejak beberapa waktu lalu, tepatnya ketika pemangkasan biaya F1 akhirnya disetujui. Belakangan, ide tersebut mendapat dukungan dari Team Principal Ferrari, Stefano Domenicali.

Dengan gaji Kimi Raikkonen yang sebesar 35 juta poundsterling (Rp 591 miliar) per tahun, Ferrari jelas mendukung ide pemotongan gaji tersebut. Namun Felippe Massa yang kabarnya cuma dibayar sepertiga dari gaji Kimi mengajukan protes akan usulan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak setuju dengan hal itu. Dalam olahraga kompetitif seperti ini, para pembalap memanikan peran yang fundamental, dan gaji pembalap sesungguhnya kecil jika dibanding total biaya yang dikeluarkan seluruh tim," ungkap Massa seperti diberitakan Eurosport.

Selain menolak rencana pemotongan gaji pembalap, penghuni posisi dua klasemen akhir musim 2008 itu juga menentang standarisasi mesin yang sempat digaungkan Bernie Ecclestone.

"Saya tidak melihat ide itu sebagai sesuatu yang menarik. Perjuangan memotong biaya adalah penting untuk dilakukan, tapi standarisasi mesin jauh dari apa yang selama ini kita kenal dengan F1 - dan itu tak bisa terjadi. Ferrari berlomba dengan mesin lain - itu sama saja bukan Ferrari. Itu hal yang memalukan buat Mercedes, Toyota atau Renault," pungkas dia.

(din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads