Karthikeyan Tak Sudi Gabung Force India

Karthikeyan Tak Sudi Gabung Force India

- Sport
Rabu, 24 Des 2008 15:59 WIB
New Delhi - Force India, seperti diindikasikan namanya, dimiliki oleh pengusaha asal India, Vijay Mallya. Tapi bukan berarti pembalap F1 pertama dari India, Narain Karthikeyan, sudi bergabung.

Pada musim 2005, Karthikeyan duduk di kokpit Jordan untuk menjadi pria India pertama yang berkompetisi di ajang 'Jet Darat'. Dia sempat finis di posisi 4 pada GP AS sehingga dapat poin lima, satu-satunya angka yang diperolehnya musim itu.

Hanya semusim pria 31 tahun itu berkompetisi di kejuaraan dunia F1, karena setelahnya dia "turun derajat" jadi test driver buat tim Williams (2006 & 2007). Dua musim di Williams, Karthikeyan akhirnya banting setir ke ajang A1GP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan keikutsertaan di A1, bukan berarti Karthikeyan sudah melepas mimpi beraksi di ajang F1. Tapi itu tak lantas berarti dia mau begitu saja kembali.

"Saya menghabiskan masa-masa frustasi bersama Jordan, di mana saya mengendarai mobil yang tidak berprestasi. Saya tak punya keinginan bergabung lagi dengan tim ecek-ecek yang tak ada performanya dan malah banyak bicara," ceplos dia di surat kabar Hindustan Times yang dilansir Reuters.

Nama Karthikeyan sempat didengung-dengungkan akan kembali tampil di F1 setelah Mallya yang jutawan asal India membeli tim Spyker tahun lalu dan menamainya ulang Force India. Namun, spekulasi itu sampai sekarang belum terbukti dan perlahan tampaknya malah kian jauh dari kenyataan.

Baru-baru ini Mallya sudah menyatakan bahwa Karthikeyan atau pembalap masa depan India, Karun Chandhok, sama-sama tidak layak mengemudi untuk Force India. Tim itu sendiri mempertahankan duo Giancarlo Fisichella dan Adrian Sutil, yang tak mampu mempersembahkan satu poin pun buat Force India musim lalu.

"Saya tak pernah didekati Mallya. Nuansa dari tim itu sangat negatif dan saya ingin memperjelas bahwa saya tak berminat mengemudi untuk Force India."

"Spyker pernah menawari saya bergabung tahun 2007. Saya menampik karena tim itu tak punya tujuan jelas. Terkecuali di F1, di mana mesin lebih berpengaruh ketimbang orang, saya sudah memenangi balapan di tiap kejuaraan yang saya ikuti," lugas dia lagi.

Ada yang mau coba menawari Karthikeyan untuk kembali ke F1 lagi?
(krs/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads