Sayap Baru Akan Bikin Banyak Kecelakaan?

Sayap Baru Akan Bikin Banyak Kecelakaan?

- Sport
Rabu, 31 Des 2008 00:42 WIB
Sayap Baru Akan Bikin Banyak Kecelakaan?
Jakarta - Nick Heidfeld khawatir kalau awal balapan musim depan bisa diwarnai sejumlah tabrakan.  Pembalap BMW Sauber itu menyebut penggunaan sayap depan yang lebih lebar jadi penyebab.

Mulai musim depan, penggunaan bagian aerodinamika membuat sayap depan mobil jadi lebih lebar. Saat bertarung di lintasan, hal itu diyakini Heidfeld akan membuat para pembalap kesulitan.

"Saya pikir itu (sentuhan dengan mobil driver lain) bisa terjadi lebih sering, terutama di awal karena Anda harus terbiasa dengannya," ucap Heidfeld kepada Autosport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Duduk di mobil, Anda tak bisa melihat sayap depan. Oke, Anda tahu itu ada di sana, tapi dari tahun-tahun yang lalu, Anda harus membiasakan diri dulu sehingga mungkin di awal-awal atau pada situasi yang butuh penanganan cepat di mana Anda harus bereaksi sebelum berpikir, saya bisa membayangkan kita akan melihat banyak sayap bersinggungan," urai dia.

Pembalap asal Jerman itu mengakui bahwa kali pertama dia menjajal sayap depan di uji coba Barcelona November lalu, dia khawatir kalau sayap itu akan mudah mendapat kerusakan dari penggunaan lintasan biasa.

"Saat saya melihat mobilnya untuk kali pertama, saya yakin sayap depan mobil kami akan sudah terkena benturan pada putaran pertama. Tapi itu tak terjadi dan tak ada masalah," komentar Heidfeld.

Dia juga meyakini bahwa saat ini peraturan aerodinamika yang melahirkan modifikasi pada sayap depan itu belum bisa dinilai keefektifannya dalam membuat sebuah mobil menguntit mobil lainnya, guna mempermudah proses menyalip.

"Dengan sayap itu sudah bukan rahasia lagi kalau angin jadi tak terlalu berpengaru sehingga bisa memudahkan pengendaraan. Tapi saat ini masih sulit menegaskannya," demikian Heidfeld.

(krs/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads