Berbeda dari sistem yang hingga kini masih berlaku, dengan menggunakan poin, ide dari supremo F1 tersebut pada intinya adalah memberikan medali di setiap pemenang seri dan mengakumulasikannya di akhir sebagai penentuan siapa sang
juara dunia.
Sistem medali ala Bernie memang belum diterapkan karena masih akan dikaji lagi oleh International Automobile Federation (IAF). Namun, jika memang benar-benar digunakan, McLaren tidak bisa menolaknya, tetapi tetap yakin bisa menjadi juara dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
menjadi juara dunia," tukas Dennis di sela-sela peluncuran mobil anyar MP4-24.
"Kami tidak bisa tidak setuju dengan pandangan tersebut, dan jika itu telah terjadi, maka kami akan memastikan bahwa kami akan memenangi jumlah balapan yang cukup untuk menjadi juara dunia."
"Tujuan kami adalah untuk meraih gelar juara dunia dengan sistem poin yang dipakai pada 2008, dan itu telah kami lakukan," sambung Dennis seperti dilansir Reuters.
Apabila ide ini diterapkan sejak musim lalu, pembalap The Silver Arrows, Lewis Hamilton, jelas gagal menggondol gelar pembalap terbaik F1 karena hanya menang di lima seri. Kalah satu dari runner-up tahun 2008, Felipe Massa yang meraih enam podium teratas.
(roz/roz)











































