Pembalap asal Australia itu cedera patah tulang pada akhir November lalu. Saat pekan depan dia dijadwalkan untuk duduk lagi di balik kemudi Red Bull, proses pemulihan terus berjalan.
Salah satu bagian dari program percepatan pemulihan cederanya ternyata mengharuskan dia berdiri selama tiga menit dalam sebuah tempat bersuhu 130 derajat di bawah titik nol. Untuk segera sembuh, dia pun tak mengeluh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Webber sendiri menegaskan kalau targetnya untuk bisa pulih di bulan Februari masih belum dia cabut. Tapi pembalap berusia 32 tahun itu juga enggan terburu-buru.
"Mengemudi tak sama seperti main tenis. Pemain tenis bisa berlatih sebelum bertanding. Aku harus (langsung) berada dalam mobil dan melaju, dan melakukannya untuk mengetahui hal-hal seperti vibrasi goncangan," kata dia.
Apapun, Webber menegaskan akan bugar untuk kembali membalap para bulan Maret nanti, saat seri pertama digeber.
"Di pers ada kabar berseliweran bahwa aku takkan fit 100 persen untuk Melbourne, yang mana itu bikin aku kesal. Aku akan 100 persen siap untuk melakukan pekerjaanku," sergah dia.
(krs/a2s)











































