Hal tersebut diungkapkan oleh direktur umum sirkuit Istanbul Park, Can Guclu. Menurutnya, alasan utama dari kekhawatiran perihal masa depan gelaran F1 di sirkuit Turki tersebut adalah kompetisi yang makin ketat.
"Kami khawatir musim 2011 menjadi tahun terakhir F1 digelar di Istanbul," tukas Guclu kepada koran lokal Today's Zaman, Minggu (8/2/2011), sebagaimana dilansir Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika kami ingin GP Turki tetap masuk kalender, kami harus segera bekerja. Kalau tidak, kami tidak bisa hanya bernegosiasi untuk menggelar balapan di tahun terakhir masa kontrak kami.”
Korea Selatan memburu debut GP-nya pada musim depan. Sedangkan India sudah ditetapkan sebagai tuan rumah pada 2011. Pun Rusia sudah serius menyatakan ketertarikannya menggelar balapan jet darat terakbar di dunia ini.
GP Turki 'lahir' di jagat F1 pada musim 2005, di mana pembalap Ferrari, Felipe Massa, tampil meraja di sana dengan menjuarai tiga dari empat balapan yang sudah digelar di sirkuit yang memakai sistem balapan berlawanan dengan arah jarum jam ini.
(a2s/krs)











































