DC: Ucapkan Selamat Tinggal, Button

DC: Ucapkan Selamat Tinggal, Button

- Sport
Rabu, 11 Feb 2009 10:53 WIB
DC: Ucapkan Selamat Tinggal, Button
Jakarta - Belum adanya pembeli Tim Honda F1 membuat nasib karir Jenson Button terancam. Dia malah disarankan mengucap selamat tinggal pada balapan jet darat karena jikapun Honda kembali tak akan banyak yang bisa dilakukannya.

Sekitar enam pekan lagi seri F1 2009 akan digelar. Dengan waktu yang relatif singkat tersebut, Tim F1 Honda belum juga menemukan pembeli untuk menyokong kehidupan mereka menyusul hengkangnya pabrikan Honda pada Desember 2008 lalu.

Dengan usia yang sudah 37 tahun, Rubens Barrichello tak akan mempermasalahkan kalau dirinya tak dapat tempat dan kemudian harus pensiun. Namun tidak demikian dengan Jenson Button, dengan usia yang masih 29 tahun, pembalap Inggris itu (seharusnya) masih punya kesempatan untuk menjaga eksistensi di F1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun seniornya di Inggris, David Coulthard justru memandang pesimistis peluang Button dapat kendaraan di musim 2009 ini. Hal mana membuat DC meminta Button bersiap mengucap selamat tinggal pada F1.

"Anda tak bisa bilang kalau faktanya akan 100 % seperti itu. Tapi akan sangat sulit untuk membayangkan jika itu terjadi (tak ada yang membeli Honda) dan kemana di akan pergi. Itu sesuatu yang tak pasti," ungkap DC seperti diberitakan Reuters.

Peluang Button untuk bertahan di F1 memang cuma tinggal di Honda lantaran seluruh tim sudah melengkapi skuad pembalapnya. Kalaupun nantinya Honda bisa "selamat", karir Button diprediksi DC tak akan bisa mengalami kemajuan dari apa yang sudah didapatnya kini.

Mantan pembalap Williams, Renault dan Benetton itu malah akan dibuat frustasi karena tim Honda yang baru nanti tak akan memiliki kekuatan (terkait pendanaan) yang sama dengan tim sebelumnya. "Anda mungkin berpikir kalau mereka akan menjadi lebih baik dibanding tahun lalu. Tapi saya pikir tim yang berada di grid paling belakang adalah Honda," lanjut mantan pembalap McLaren yang memutuskan pensiun di akhir musim lalu itu.

Kalau Button memilih untuk istirahat musim ini dan kembali ke lintasan tahun depan, itu juga disebut DC bukan solusi terbaik menyelamatkan karir. Kemunculan banyak pembalap muda akan dengan mudah mendepak pembalap yang sepanjang karirnya baru memenangi satu balapan itu.

"Di olahraga ini sekarang banyak pembalap muda berdatangan dan tim-tim di F1 punya peluang besar untuk mendapatkan mereka," pungkas DC.

Button bergabung dengan Honda sejak 2003, saat mereka masih bernama BAR. Meski tergolong seret berprestasi, Button mendapat bayaran yang cukup tinggi dari timnya. Musim lalu Button duduk di posisi 18 klasemen akhir dengan hanya tiga poin berhasil dikumpulkan. (din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads