Ketika beberapa tim melakukan ujicoba di Jerez, Spanyol, Ferrari malah memilih terbang agak lebih jauh, yakni ke Bahrain. Di sana, selama beberapa hari 'Tim Kuda Jingkrak' melakukan tes terhadap mobil baru mereka, F60.
Seperti diketahui, Sirkuit Sakhir yang menjadi tempat dilakukannya tes berada di tengah-tengah padang pasir. Alhasil, kalau kemudian di tengah badai pasir mengganggu, maka itu adalah hal yang wajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami pergi berkilometer-kilometer jauhnya untuk mengembangkan mobil dan saya pikir kami berjalan ke arah yang benar," tandasnya seperti dilansir Autosport.
Lebih lanjut lagi, runner up musim lalu ini juga mengatakan bahwa datang ke Sakhir bukanlah sebuah hal yang salah. "Sangat disayangkan bahwa kami nyaris kehilangan dua hari di sana pekan lalu karena badai pasir."
"Namun, di atas semuanya, saya pikir kami telah berhasil untuk memperbaiki catatan waktu. Saya yakin keputusan datang ke Bahrain untuk sesi tes ini adalah sebuah hal yang bagus," pungkasnya.
(roz/roz)











































