"Punya Giancarlo sebagai rekan satu tim musim lalu sangat membantu," ujar pembalap Jerman itu dalam interview menjelang debut trek mobil baru Force Indoneisa, VJM02, di Jerez, Spanyol, Minggu (1/3/2009).
"Sebelumnya aku memang punya partner pembalap yang bagus, tapi mereka bukanlah pembalap pemenang. Giancarlo pembalap yang tangguh, dia memenangi banyak balapan dan sering finish di podium. Jadi, ini sebuah tantangan yang sesungguhnya buatku melawan dia,” tambah dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tidak memberi tahu rahasia-rahasia besar atau apapun, tapi aku bisa melihat bagaimana dia bekerja," lanjut Sutil, seperti dikutip dari Reuters.
"Sangat penting buatku ada di level yang sama, yang mana aku pikir aku sudah mencapainya. Jadi, kalau harus melawan pembalap-pembalap yang lebih berpengalaman, secara mental aku sudah lebih kuat."
Tentang targetnya di musim ini, Sutil yang melakoni debutnya di Formula 1 bersama tim Spyker di tahun 2007 itu mengatakan bahwa ia ingin menyelesaikan semua balapan tanpa masalah. Ia tidak sesumbar mencari banyak poin, tapi paling tidak bisa selalu finish.
(a2s/arp)
