Diungkapkan bos BMW, Mario Theissen, saat ini timnya memang masih mempertimbangkan penggunaan KERS. Namun masalah utamanya bukan soal integrasi dengan F1.09, namun lebih ke penambahan berat yang terjadi jika sistem tersebut ditanamkan di mobil Robert Kubica dan Nick Heidfeld.
"Kami berada dalam tahap di mana kami siap menggunakan Kers, yang berarti kami bisa saja menggunakannya di Melbourne. Masalahnya sekarang hanya soal baik dan buruk dalam hal bobot," ungkap Theissen di Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak wacana Kers dimunculkan, BMW menjadi salah satu tim yang memberikan dukungannya. Meski begitu Theissen tak menyangkal kalau pengaplikasian sistem tersebut merupakan sebuah "tantangan besar".
"Pengenalan teknologi KERS di Formula 1 juga mempresentasikan sebuah wilayah baru. Ini adalah tantangan besar. Saat saya melihat kembali ke belakang dengan singkatnya waktu yang dimiliki, yang terjadi kini sangatlah impresif. Di sini, Formula 1 sudah menjadi pemimpin teknologi untuk produk-produk mobil masa depan," pungkas dia. (din/krs)











































