Aturan Baru F1 Berpotensi Bikin Bingung

Aturan Baru F1 Berpotensi Bikin Bingung

- Sport
Kamis, 19 Mar 2009 01:00 WIB
Aturan Baru F1 Berpotensi Bikin Bingung
Jakarta - Aturan baru Formula 1 yang lebih memperhitungkan jumlah kemenangan dinilai Jenson Button berpotensi membuat bingung. Meski begitu, Button memaklumi alasan di belakangnya.

Mulai musim ini, seorang juara dunia tidak lagi diperhitungkan berdasarkan jumlah poinnya, tetapi jumlah juara seri yang berhasil ia kumpulkan. Poin baru diperhitungkan bila ada dua atau lebih pembalap dengan koleksi juara seri sama.

Setelah bertahun-tahun memakai ukuran poin, Button berpendapat bahwa perubahan aturan yang cukup drastis seperti ini akan sulit untuk dijelaskan kepada para penggemar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir publik akan berjuang untuk memahami mengapa seorang pembalap dengan nilai 60 bisa jadi juara dunia alih-alih pembalap lain yang punya 100 poin," tanya Button seperti dikutip Autosport.

Button mengaku memahami alasan diberlakukannya aturan itu adalah demi menciptakan atmosfer persaingan yang lebih kental karena pembalap dituntut untuk menang dan tidak sekadar menjadi konsisten.

Putusan untuk mengedepankan jumlah kemenangan dan menolak ide untuk mengubah sistem penilaian menjadi 12-9-7-5-4-3-2-1 disebut FIA demi mencegah munculnya juara dunia prematur. Tetapi hal itu ditepis Button.

"Saya mengerti logika di baliknya dan berpendapat itu cukup menarik," kata pembalap tim Brawn GP itu.

"Pasti, itu merupakan insentif agar selalu mengejar kemenangan. Tetapi itu juga berisiko. Setelah sembilan GP (dari 17 GP musim ini--red), kita bisa punya seorang pembalap yang sudah jadi juara dan dengan santainya makan es krim, sementara pembalap yang ada di posisi kedua cuma berselisih 18 poin," tutup Button.

(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads