Seri Australia yang secara tradisional jadi curtain raiser kembali akan melakoni tugas sebagai seri perdana, 29 Maret mendatang. Karena enggan meramal, Raikkonen hanya memastikan bahwa timnya, Ferrari, akan sangat kompetitif di sana.
"Sulit untuk membuat prediksi mengingat banyaknya perubahan aturan pada tahun ini," elak Raikkonen sebagaimana dilansir Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferrari kehilangan titel juara dunia 2008 yang melayang ke tangan pembalap McLaren, Lewis Hamilton. Raikkonen lagi-lagi tak berani sesumbar apakah The Prancing Horse akan merebut mahkotanya kembali.
"Saat itulah kita akan melihat seberapa kuat kami dan mungkin kami harus menunggu selama beberapa balapan untuk bisa melihat situasi dengan lebih jelas," tuntas pria berpaspor Finlandia tersebut.
(arp/roz)










































