Dalam balapan dramatis GP Brasil ketika itu, kalau saja Hamilton tidak berhasil melewati Glock di tikungan terakhir lap terakhir, pembalap Inggris dari tim McLaren itu takkan menjadi juara, dan gelar tersebut akan jatuh pada Felipe Massa.
Banyak fans anti-Hamilton mengendus adanya "main mata" di antara kedua pembalap. Dan sebagian pelampiasannya diarahkan kepada Glock.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, dirinya menerima banyak perlakukan tak sedap dari kejadian itu, termasuk ancaman pada keluarganya. "Kami tahu di mana orangtuamu tinggal" adalah salah satu bentuk ancaman tersebut.
"Rupanya banyak orang-orang yang sangat rasis yang tak ingin Hamilton menjadi juara dunia," sambung Glock di Melbourne, dalam rangka persiapannya mengikuti seri pembuka musim ini di Australia.
(a2s/arp)











































