Jelang GP Australia dalam Statistik

Jelang GP Australia dalam Statistik

- Sport
Rabu, 25 Mar 2009 13:15 WIB
Jelang GP Australia dalam Statistik
Melbourne - GP Australia yang dihelat di Albert Park akhir pekan ini akan menandai dimulainya gelaran kejuaraan dunia F1 musim yang baru. Berikut sejumlah statistiknya sebagaimana diwartakan Reuters.

Juara
Lewis Hamilton yang membalap untuk McLaren adalah pemegang gelar juara musim lalu. Di usianya yang baru 24 tahun, dia-lah juara dunia termuda F1.

Hamilton adalah pembalap ke-30 yang memenangi gelar juara dunia itu semenjak kejuaraan ini kali pertama digulirkan tahun 1950. Pemuda asal Inggris itu adalah driver ketujuh yang berhasil memenanginya bersama McLaren. Kemenangan Hamilton juga menjadikannya orang Inggris ke-9 yang jadi juara dunia.
Β 
Di bagian konstruktor, Ferrari menjadi pemenang musim lalu. Tim asal Italia itu jadi peraih terbanyak gelar ini dengan 16 titel, di mana delapan di antaranya direngkuh dalam 10 musim terakhir. Raihan Ferrari dibuntuti Williams dengan 9 gelar dan McLaren yang punya 8.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan
Fernando Alonso yang membalap untuk Renault sudah mengoleksi 21 kemenangan grand prix, sebuah jumlah terbanyak di antara para pembalap lain yang ada saat ini. Kimi Raikkonen (Ferrrari) punya 17, unggul enam dari rekan setimnya, Felipe Massa. Sedangkan Hamilton memiliki sembilan.

Kemenangan di seri terakhir musim 2008 dibukukan oleh Massa. Kali terakhir seorang pembalap bisa juara di seri terakhir sebuah musim dan kemudian melanjutkannya dengan jadi jawara di musim setelahnya adalah pada 2005/2006. Itu dilakukan oleh Alonso.

Melbourne
Pemenang dari GP Australia selalu jadi juara akhir musim dalam delapan dari 11 tahun terakhir. Di tiga musim belakangan, juara di Albert Park bahkan juga selalu jadi juara dunia.

Ferrari punya rasio kemenangan paling banyak di Melbourne ketimbang tim-tim lain. Ferrari sudah menang enam kali, diikuti McLaren dengan empat kemenangan.

Alan Jones menjadi pembalap Australia yang memenangi grand prix. Juara dunia musim 1980 itu melakukannya pada tahun 1981 bersama Williams.

Sampai saat ini, belum ada pembalap Australia yang bisa meraja dalam grand prix di negerinya sendiri. Akhir pekan nanti, Mark Webber dari Red Bull menjadi satu-satunya pembalap Australia yang berlaga.

Debut
Pembalap Toro Rosso, Sebastien Buemi, menjadi satu-satunya pembalap yang akan menjalani balapan perdana musim ini. Pria asal Swiss itu bisa menjadi pembalap ke-57 sejak 1950, jika mampu menyudahi debutnya dengan angka.

Kali terakhir pembalap Swiss berkompetisi di ajang F1 adalah pada 1995, yakni Jean-Denis Deletraz. Pembalap terakhir yang bisa mendulang angka adalah Marc Surer tahun 1985.

Untuk tim, Brawn GP yang menggantikan tim Honda akan menjalani debut. Hanya Alfa Romeo, dalam grand prix kejuaraan dunia pertama tahun 1950, Mercedes di tahun 1954 dan Wolf pada tahun 1977, yang bisa memenangi balapan perdananya.

Tim March langsung bisa meraih posisi pole dalam balapan debutnya di Afrika Selatan tahun 1970, tapi baru bisa jadi juara di seri kedua, dengan Jackie Stewart.Β  Tyrrell juga menduduki pole position dalam debutnya di Kanada pada tahun yang sama, lagi-lagi bersama Stewart.

Pembalap
Jerman menjadi negara yang paling banyak menempatkan pembalap di ajang F1 2009, dengan lima pembalap. Brasil ada di tempat kedua dengan tiga pembalap.

Capaian Rekor
Pembalap Italia yang membela Toyota, Jarno Trulli, akan menjalani balapan ke-200 akhir pekan nanti.
(krs/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads