Virgin adalah perusahaan yang sempat diisukan tertarik untuk mengambil alih kepemilikan Honda yang saat itu tengah di ambang kolaps. Namun pada akhirnya pabrikan asal Jepang itu dibeli oleh prinsipalnya sendiri, Ross Brawn, dan mengubah nama tim menjadi Brawn GP.
Batal menjadi pemilik tim, Virgin Group akhirnya beralih peran menjadi sponsor. The Times mewartakan, kesepakatan antara Richard Branson selaku pemilik Virgin dengan Brawn GP telah dicapai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Branson mengatakan alasannya pertama kali sempat menolak untuk membeli eks tim Honda ini adalah iklim perubahan masih kencang terjadi di F1 sejalan dengan krisis global yang terjadi dan ia menunggu untuk segala elemen yang ada stabil sehingga ia yakin untuk berkecimpung di dunia balapan jet darat ini.
"Saya pikir ada beberapa kesalahan (masalah) yang mesti diperbaiki sebelum kami terjun ke F1," ujar Branson kepada BBC yang dikutip Autosport.
Dengan masuknya Virgin Group ke tubuh tim, otomatis tampang mobil yang akan dikendarai Jenson Button dan Rubens Barichello musim ini akan sedikit berubah. Selama mengikuti beberapa kali ujicoba, Brawn GP memakai paduan warna putih, hijau dan hitam di bodi mobil mereka.
(mrp/arp)











































