Memulai balapan dari posisi terdepan, Button mampu melahap 68 putaran Sirkuit Albert Park dan menyelesaikan balapan di posisi terdepan. Sebuah sukses besar buat pembalap yang terakhir jadi juara pada 2006 lalu itu mengingat dia juga tampil bersama tim debutan bernama Brawn GP.
Sukses tersebut jelas disambut dengan sangat antusias oleh Button, apalagi pembalap Inggris itu sempat terancam habis karir F1-nya menyusul keputusan mundur yang diambil pabrikan Honda. Namun siapa yang menduga kalau hal tersebut justru mendatangkan berkah, bersama Brawn GP, Button meraih sesuatu yang selama ini selalu dia nanti-nantikan: mobil yang kompetitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan seri selanjutnya di GP Malaysia yang cuma berselang sepekan, Button punya optimisme tinggi kalau kemenangan lain akan bisa didapat. Bekal pembalap Inggris itu terbilang cukup jika melihat aksi-aksi BGP 001 saat menjinakkan Albert Park.
"Kami akan terus bertarung disetiap kesempatan yang kami miliki untuk membuat mobil ini tetap kompetitifΒ dan tetap berada di depan. (Kemenangan) ini harus dilanjutkan dan inilah yang kami inginkan. Bawa ke mari Malaysia," pungkas pembalap Inggris berusia 29 tahun itu. (din/krs)











































