Podium Trulli Diinvestigasi

Podium Trulli Diinvestigasi

- Sport
Minggu, 29 Mar 2009 17:08 WIB
Podium Trulli Diinvestigasi
Melbourne - Lewis Hamilton berpeluang mendapat kenaikan posisi finis yang akan mengantarnya duduk di urutan tiga GP Australia. Itu memungkinkan terjadi menyusul keputusan FIA melakukan penyelidikan terhadap Jarno Trulli.

Memulai balapan dari pit setelah didiskualifikasi menyusul penggunaan komponen terlarang, Trulli tampil luar biasa dalam balapan GP Australia. Pembalap Toyota asal Italia itu mampu menyelesaikan balapan di atas podium dengan duduk di posisi tiga.

Namun Trulli kini harus bersiap menerima keputusan pahit lain. Keberhasilannya berdiri di belakang dua pembalap Brawn GP dicurigai didapat dengan cara ilegal, yakni menyalip Hamilton saat safety car berada dalam lintasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesungguhnya justru Hamilton yang lebih dulu mendahului Trulli saat safety car keluar dari garasinya. Namun itu "terpaksa" dilakukan Hamilton lantaran saat itu Toyota TF109 milik Trulli kehilangan kendali dan meluncur ke luar lintasan dan menyasar ke rumput di pinggir trek.

Trulli kemudian berhasil naik ke posisi tiga lagi setelah Hamilton terlihat sengaja memberikan jalan buatnya, peristiwa yang kembali terjadi saat Safety car masih berada di lintasan. Inilah yang kemudian menjadi pangkal perdebatan.

"Saat safety car berada di lintasan, Trulli melebar ke rumput dan Lewis tak punya pilihan kecuali mendahuluinya, dia (Trulli) tidak sedang berada di lintasan. Ada perdebatan apakah saat itu berada di posisi ketiga, mengingat Trulli ke luar lintasan dan aksi menyalip itu dilakukan saat ada safety car," ungkap Martin Whitmarsh sebagaimana diberitakan Autosport.

"Trulli kemudian mengambil kembali posisinya saat safety car masih berada di lintasan, yang pada umumnya Anda tak diperbolehkan melakukan itu. Jadi saya tahu kalau FIA tengah menyelidikinya saat ini," pungkas suksesor Ron Dennis sebagai Team Pricipal McLaren Mercedes itu. (din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads