Vettel hampir menjejak podium kalau saja tidak terlibat insiden dengan Robert Kubica di lap-lap terakhir, yang membuatnya out menjelang akhir balapan. Sebelum itu ia menghabiskan sebagian besar balapan di urutan kedua.
Menurut kalkulasi bos tim Red Bull, Christian Horner, mobil Vettel hanya terpaut 0,4 detik dari pimpinan lomba saat itu, Jenson Button dari tim Brawn GP. Juga, di sepanjang balapan performa driver muda Jerman dan tunggangannya itu sudah lumayan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetap bermesin Renault, Red Bull musim ini diperkuat Vettel dan Mark Webber. Sejak debut di tahun 2005 -- menjadi "penerus" Jaguar -- tim berbendera Austria ini belum pernah memetik kemenangan. Hasil terbaik mereka adalah podium tiga sebanyak tiga kali, yang disumbangkan David Coulthard (2) dan Webber.
Vettel punya sejarah satu kemenangan saat tampil di GP Italia tahun lalu. Namun waktu itu ia masih membela tim "adik" Red Bull, yaitu Toro Rosso. Di seri kedua di Malaysia akhir pekan ini ia akan start 10 grid di belakang hasil kualifikasinya, sebagai hukuman atas insiden dia dengan Kubica.
(a2s/krs)











































