Usai Brawn GP meraih kemenangan di Albert Park akhir pekan lalu lewat Jenson Button, BMW Sauber menyatakan rasa kecewanya. Klaim BMW Sauber, Robert Kubica sangat berpeluang melewati Button jika saja tak out akibat insiden dengan Sebastian Vettel.
Saat insiden tersebut, Kubica dan Vettel memang tengah menguntit Button di belakang. Namun, Button sendiri menanggapi klaim BMW-Sauber dengan santai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ucapan tersebut seperti mengindikasikan bahwa Button dengan Brawn belum serius benar di Albert Park. Uniknya, Vettel yang membalap untuk Red Bull pun menangkap kesan demikian.
"Saya memiliki perasaan bahwa mereka (Brawn) bermain-main dengan kami," katanya kepada Auto Motor und Sport yang dikutip F1 Live.
Hal tersebut kian diperkuat dengan pengakuan seorang tokoh Brawn GP kepada surat kabar Guardian. Dia mengakui kalau timnya memang masih belum unjuk kemampuan sebenarnya.
"Bodoh kalau menyungkurkan semua orang sekaligus. Saya pikir kami masih punya sedikit yang disimpan. Kami masih punya hal bagus yang bakal muncul dan saya pikir kami punya alasan untuk pede," seru sosok yang tak disebut namanya itu.
(krs/a2s)











































