Ketika diputuskan bersalah oleh FIA, dan capaiannya di GP Australia dianulir, sebagian pers Inggris mengungkapkan kekecewaannya pada Hamilton. Ia dinilai merusak citra dirinya sebagai pahlawan, yang ia dapat sejak meraih gelar juara dunia musim lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Hamilton didiskualifikasi karena dianggap memberi keterangan palsu terkait insiden dengan Trulli pada balapan seri pertama di Melbourne minggu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan dengan wartawan usai sesi latihan di Sirkuit Sepang, Hamilton mengungkapkan keadaan yang tidak mengenakkan buat dia, fans, tim, dan suporter McLaren tersebut.
"Aku khilaf (dan tersesat)," tuturnya. "Aku bukan pembohong. Aku bukan orang yang tak jujur. Saya ini seorang team player. Dan setiap kali diinformasikan untuk melakukan sesuatu, aku selalu melakukannya."
"Kali ini aku menyadari bahwa itu adalah sebuah kesalahan yang sangat besar," tambah pembalap berusia 22 tahun itu, yang juga mengatakan bahwa dirinya menyesal dan tak ingin melakukan kebohongan seperti itu lagi. (a2s/key)










































