Alonso: Bukan Pertama Kalinya McLaren Berbohong

Alonso: Bukan Pertama Kalinya McLaren Berbohong

- Sport
Jumat, 03 Apr 2009 22:53 WIB
Alonso: Bukan Pertama Kalinya McLaren Berbohong
Sepang - Fernando Alonso memberikan komentar mengejutkan seputar kontroversi didiskualifikasinya Lewis Hamilton. Ia menyebut, ini bukan pertama kalinya kebohongan keluar dari pihak Silver Arrows.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hamilton didiskualifikasi dari GP Autralia lantaran memberikan keterangan palsu kepada steward. Kebohongan yang dimaksud adalah mengenai insiden antara dirinya dengan Jarno Trulli saat safety car berada di lintasan.

Sesaat setelah balapan, Hamilton dan manajer tim, David Ryan, dipanggil steward untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut. Saat itulah Hamilton dan Ryan memberikan laporan palsu yang kemudian disebut "menyesatkan" oleh FIA.

Alonso menyebut bahwa ini bukanlah pertama kalinya pernyataan palsu keluar dari pihak McLaren. Hal yang sama juga pernah terjadi pada GP Hongaria tahun 2007.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu saja ini mengingatkan saya pada tahun 2007. ini bukan pertama kalinya mereka harus berhadapan dengan steward. Ini bukan pertama kalinya mereka berbohong kepada steward dan, cepat atau lambat, mereka harus dihukum," ujarnya seperti dilansir Autosport.

Kebohongan yang dimaksud oleh Alonso adalah kejadian pada kualifikasi GP Hongaria 2007.

Ketika itu Alonso terlihat sengaja menahan Lewis Hamilton di pit yang membuat Hamilton gagal mencatat waktu terbaik di putaran terakhir sesi kualifikasi.Β  Ujung-ujungnya Alonso dinilai bersalah dan posisi pole-nya dicabut. Ia juga dihukum dengan penurunan posisi start sebanyak lima grid.

McLaren memberikan keterangan bahwa yang menjadi permasalahannya adalah sikap Hamilton yang tak mau menuruti perintah tim untuk membiarkan Alonso melewatinya. Akibatnya, kedua pembalap itu pun terpaksa masuk pit secara berbarengan.

Sementara Alonso membantah bahwa dirinya sengaja berada di pit untuk menghambat laju Hamilton. Ia mengatakan bahwa ketika itu dirinya tengah mengadakan pemeriksaan mendetil terhadap bannya.

Tragedi itu kemudian menyebabkan McLaren sama sekali tak mendapatkan poin seusai balapan. Padahal ketika itu Hamilton finis sebagai juara (mendapat 10 poin) sedangkan Alonso menyelesaikan balapan di posisi empat (mendapat 5 poin).

"Ketika itu saya kehilangan gelar juara dunia dengan selisih satu poin (dari Kimi Raikkonen) dan di Hongaria mereka melakukan sebuah trik busuk kepada saya," tukasnya.

(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads