FIA pada Rabu (15/4/2009) menyatakan bahwa mereka menolak banding yang diajukan oleh Ferrari, Red Bull Racing dan Renault yang menuding desain diffuser bertingkat milik Brawn, Toyota dan Williams melanggar aturan.
Meski beberapa kali tokoh Renault dan Ferrari menyerang Brawn secara pribadi, Brawn mengaku bahwa semua tim punya hak untuk meminta keadilan bila merasa mobil tim lawan ilegal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menghormati hak kompetitor kami untuk mempertanyakan setiap desain atau konsep yang dipakai mobil kami melalui semua saluran yang tersedia bagi mereka," imbuh pria yang pernah membawa sukses bagi Benetton (embrio Renault) dan Ferrari itu.
"Departemen Teknis FIA, stewards di GP Australia dan Malaysia dan sekarang lima hakim di pengadilan banding telah mengonfirmasi keyakinan kami bahwa mobil kami selalu patuh kepada regulasi teknis 2009," papar Brawn.
Keputusan FIA ini juga berarti mengamankan dua titel yang telah direbut pembalap Brawn, Jenson Button. Artinya, di masa mendatang, pembalap Inggris itu bisa berkonsentrasi penuh untuk terus menjadi penantang titel dunia tanpa takut dikenai diskualifikasi.
"Keputusan pengadilan banding telah membawa persoalan ini ke kesimpulan dan kami menantikan untuk melanjutkan tantangan dari sebuah awal yang menarik dari kejuaraan dunia F1 2009 ke atas trek," pungkas Brawn.
(arp/arp)











































