Dari dua seri yang sudah terlaksana musim ini, tim "Kuda Jingkrak" sama sekali belum mendapatkan poin. Di seri pertama GP Australia akhir Maret silam, Kimi Raikkonen finish di posisi 16. Sementara Felipe Massa gagal menyelesaikan lomba karena mengalami kerusakan.
Di seri selanjutnya di GP Malaysia, duo Ferrari sukses memperbaiki peringkat meski tetap tak mendapat poin. Massa finish di urutan kesembilan, sedang Raikkonen menutup lomba di tangga ke-14.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferrari punya cerita indah, dengan tiga kali menaklukkan Shanghai dari lima seri yang telah digelar di sirkuit ini. Catatan kemenangan itu dibuka oleh Rubens Barichello di tahun 2004, Michael Schumahcer dua tahun berikutnya, dan Kimi Raikkonen pada 2007.
Tentu saja, bukan cuma cerita indah yang menjadi andalan Ferrari. Reshuffle dalam jajaran teknis tim kuda jingkrak pun dilakukan dengan menunjuk direktur teknis Aldo Costa sebagai kepala kelompok kerja yang akan mengukur dan mengevaluasi kemampuan mobil F-60 dan mencari solusi untuk menaikkan akselerasi mobil.
"Tujuan dari perbaikan-perbaikan ini adalah mengantisipasi penerapan teknologi-teknologi baru untuk mengurangi anjloknya performa kami sesegera mungkin," demikian ketarangan Ferrari dikutip dari Formula1.com.
Perbaikan itu antara lain dilakukan terhadap sayap depan dan juga diffuser. (roz/arp)











































