Dari ramalan cuaca yang dikutip dari BBC cuaca di Shanghai pada hari Minggu (19/4/2009) akan diguyur hujan deras. Sementara itu, weather-forecast.com meramalkan bakal terjadi hujan rintik-rintik.
Selain masalah mobil, skill pembalap juga memegang peranan menentukan ketika melaju di atas trek basah. Pasca pensiunnya Michael Schumacher yang dikenal master lintasan basah, maka nama Lewis Hamilton pantas menjadi kandidat pengganti Schumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat kedua adalah pembalap Ferrari Felipe Massa, yang tiga kali naik podium dengan dua kali posisi ketiga di GP China (2007) dan Monaco (2008) serta satu gelar juara di GP Belgia (2008).
Jangan lupakan pula Fernando Alonso, Kimi Raikkonen, dan Sebastian Vettel. Bagaimana dengan kans Jenson Button yang tengah menanjak bersama Brawn GP?
Di trek basah GP Malaysia awal bulan ini, Button menjadi juara. Namun, gelar itu kurang afdhol akibat balap terpaksa dihentikan di tengah-tengah karena hujan yang terlalu deras.
Button sendiri pun mengaku mobilnya kurang baik di trek basah. "Keseimbangan mobil sangat buruk dalam kondisi yang sangat basah. Saya sempat mengalami oversteer di awal-awal putaran. Kami harus bekerja keras untuk menyelesaikan problem ini dan menemukan keseimbangan dengan ban basah," tukasnya kepada itv-f1.com pasca GP Malaysia yang diguyur hujan lebat.
Namun jangan buru-buru menghapus nama Button dari persaingan. Yah, pria Inggris ini memang tidak jelek-jelek amat di wet race dengan finish ketiga di GP Belgia (2005) dan juara di GP Hongaria (2006).
(roz/arp)











































