Dennis baru saja mengumumkan pengunduran dirinya dari arena "Jet Darat". Dia kini tak sama sekali mengurusi tim F1 Vodafone McLaren-Mercedes, yang kini dipegang penuh kendalinya oleh Martin Whitmarsh.
Spekulasi timbul kalau keputusan mundur Dennis tersebut terkait dengan insiden lie-gate yang melibatkan McLaren di GP Australia dan membawa tim itu ke sidang WMSC. Tidak demikian kata Whitmarsh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh lagi, Whitmarsh pun meyakini kalau Dennis tak seharusnya disalahkan atas kejadian di Australia. "Atas nama keadilan buat Ron, sepengetahuan saya, dia tak terlibat apa pun dalam apa yang terjadi di Australia dan kemudian berujung di Malaysia."
Mundurnya Dennis memang diklaim bukan dampak dari insiden apa pun di F1. Tapi Whitmarsh juga mengindikasikan kalau keputusan tersebut bisa memiliki efek pada hubungan McLaren dengan FIA yang relatif berkerikil pada periode Dennis.
"Saya pikir siapapun yang melihat hubungan antara McLaren dengan FIA beberapa tahun belakangan akan menyimpulkan kalau ini akan jadi lebih sehat dan positif buat kami semua, agar bisa membangun hubungan lebih baik ketimbang masa lalu," demikian Whitmarsh.
(krs/key)











































